Nulis Lagi
InsyaAllah akan nulis lagi masalah Control Valve
Temanku..
Lihatlah Bumi periwiku..
Tanah yang subur…
Hutan yang lebat…
Laut yang biru..
Tambang emas..
Ladang Minyak..
Ladang Gas..
Tambang batubara..
Subhanallah.. Alhamdulillah..
Temanku..
semua ada di hamparan.. namun tiada di genggaman.. Seakan ada namun tiada..
Aku ingin sekolah.. susah,
Aku ingin makan.. susah,
Aku ingin tempat berteduh.. susah,
Aku ingin kerja.. susah,
Astaghfirullah..
Haruskah aku ceritakan semua ini ke anak cucuku kelak..
Indonesiaku.. Aku mati diatas tambang emas mu…
Gimana rasanya jalan-jalan di padang pasir..
Pasti panas yah..
Iya sich panas, tapi di Qatar udaranya kering, jadi walau pun panas tetep gak keringet. Apalagi kalo jalan2nya naik Land Cruiser (he he he).
Tapi ternyata naik Onta juga enak loh.
So, pasti lain rasanya dengan naek Kuda. Onta lebih tinggi. Jadi kalo kita mau naek, ontanya harus duduk dulu. Jadi teringet cerita2 jaman Rasulullah S.A.W. Jadi terharu.
See You all.
Untuk apa aku hidup di dunia ini..
Aku bekerja untuk tetap hidup..
Agar bisa sekedar menutupi lapar dengan makan..
menghilangkan dahaga dengan minuman..
Sekira ada lebih..
Akan kutabung untuk keperluan lain..
Kadang aku bekerja terlalu optimis..
Namun bisakah aku menumpuk segunung emas..
sekira bisa..
untuk apa..?
Aku juga hidup untuk mati..
Tuhanku berkata,.. tidaklah aku diciptakan untuk menyembah - Nya..
Namun kadang aku lupa..
Aku lebih senang mencari segunung emas..
Sekali lagi aku hidup untuk mati..
Aku bekerja untuk mati-ku..
Namun kadang aku buta..
Aku pintar tapi aku bodoh..
Mana yang abadi, mana yang semu..
Aku selalu berdo’a agar diberi petunjuk..
Petunjuk telah datang namun aku tetap tak tahu..
Sebenarnya aku pintar.. tapi aku bodoh..
Tuhanku..
Hidupku akan indah dengan berbagi..
Benar kata-Mu ya Tuhan,..
Engkau tidak meninggalkanku dan tidak pula membenciku..
Engkau mendapatkanku dalam keadaan bingung.. lalu menunjukkanku..
Aku dalam keadaan miskin dan Engkau menjadikanku kaya..
Ya Tuhan.. aku tidak akan menghardik anak yatim.. apalagi menindas..
begitu pula dengan peminta-minta..
dan semua nikmat-Mu,.. maka akan ku beritakan..
Ya Tuhan, semoga aku tidak termasuk hamba-Mu yang lebih mencintai harta daripada-Mu..
Maafkanlah aku yang sering menunda sholatku.. padahal aku tahu aku hidup untuk matiku..
matiku adalah bertemu dengan-Mu.. matiku dan nantinya adalah kehidupanku yang abadi..
Sekiranya aku pintar tapi aku bodoh..
“Untuk aku,.. Untuk teman-temanku,.. Untuk saudara dan saudariku,.. Kehidupan di akhirat adalah yang abadi,..
Janganlah tinggalkan sholat atau menundanya,.. apalagi jikalau engkau gadaikan hanya karena engkau takut tidak kebagian segunung emas,.. padahal engkau tahu siapa sebaik-baiknya pemberi rejeki,.. janganlah bersikap pintar tetapi sebenarnya bodoh,.. janganlah sering menipu diri sendiri,.. siapa tau besok adalah giliran kita yang dipanggil oleh-Nya.., Ya Tuhan ampuni kami,..”
Pada posting kali ini akan dibahas macam-macam valve, fungsi dan kegunaan, serta troubleshooting.
III. Macam-macam valve (yang sering ditemui di Plant adalah sebagai berikut:)
1. Gate valve
2. Globe valve
3. Angle valve
4. Needle valve
5. Plug valve
6. Ball valve
7. Butterfly valve
8. Diahpgram valve
9. Pinch valve
10. Check valve
11. Relieve valve
12. Safety valve
Berikut akan dibahas satu persatu dari point-point diatas
1. Gate valve
Gate valve mudah dikenali karena mempunyai body dan stem yang panjang. Kegunaan utama dari gate valve adalah hanya untuk menutup dan membuka aliran (fully closed & fully opened position), on/off control dan isolation equipment.
Gate valve tidak bisa digunakan untuk mengatur besar kecilnya aliran (regulate atau trotthling). Karena akan merusak posisi disc nya dan mengakibatkan valve bisa passing pada saat valve ditutup (passing = aliran tetap akan lewat, walaupun valve sudah menutup), disc tidak menekan seat dengan baik yang diakibatkan karena posisi disc sudah berubah (tidak rata lagi).
Pada saat Gate valve terbuka sebagian (misal 50% opening), maka aliran fluida akan sebagian lewat dibawah disc yang menyebabkan turbulensi (turbulensi = aliran fluida yang bergejolak) pada aliran tersebut, turbulensi ini akan menyebabkan 2 hal:
i. Disc mengayun (swing) terhadap posisi seat, sehingga lama kelamaan posisi disc akan berubah terhadap seat sehingga apabila valve menutup maka disc tidak akan berada pada posisi yang tepat, sehingga bisa menyebabkan passing.
ii. Akan terjadi pengikisan (erosion) pada badan disc.
Nama “Gate valve” diambil karena bentuk disc dari jenis valve ini pada saat menutup atau membuka berlaku seperti “Gate” (Gate dari bahasa inggris = Gerbang/Pagar). Dimana saat disc membuka keatas maka seluruh aliran akan bebas masuk tanpa hambatan yang berarti, namun pada saat disc tertutup rapat maka aliran akan berhenti tertahan oleh disc tersebut.
Berikut adalah contoh gambar dari Gate valve:
2. Globe valve
Globe valve merupakan salah satu jenis valve yang dirancang untuk mengatur besar kecilnya aliran fluida (regulate atau trotthling). Pada dasarnya bagian utama dari Globe valve ini sama saja dengan Gate valve. Yaitu terdiri dari body, seat, disc, bonnet, stem, packing dan gland.
Globe valve dengan gate valve bentuknya hampir sama, tetapi ada ciri-ciri tertentu yang dapat di jadikan acuan untuk membedakan antara keduanya, yaitu:
i. Pada bagian dalam valve, disc dan seat nya berbeda. Perbedaan disc dan seat ini menyebabkan terjadi profil (pola) aliran yang berbeda. Bentuk dari disc dan seat inilah yang menyebabkan globe valve dapat diandalkan sebagai throttling valve. Aliran fluida saat melewati globe valve akan mengalami sedikit hambatan sehingga akan terjadi pressure drop yang lebih besar dari gate valve, pertama aliran akan mengenai seat lalu membelok keatas melewati dan mengenai seluruh bagian disc, lalu aliran akan dibelokkan lagi ke arah yang sama.
Seperti yang terlihat dibawah ini:
ii. Pada bagian luar, body dari globe valve terlihat lebih menggelembung.
Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini:
Khusus untuk globe valve yang menangani fluida steam, maka biasanya valve akan dilengkapi dengan back seat yang terletak berhadapan dengan seat. Back seat ini berperan sebagai pelapis pelindung bagian atas globe valve mencegah steam untuk menerobos masuk.
Beberapa contoh valve tetapi masih termasuk dalam jenis Globe valve:
i. Angle valve
Termasuk jenis globe valve, digunakan untuk mengubah aliran sebesar 90 derajat. Valve ini bisa digunakan juga sebagai pengganti elbow. Contoh gambar Angle valve:
ii. Needle valve
Termasuk jenis globe valve, digunakan untuk mengatur secara lebih akurat aliran yang pressure rendah. Bentuk disc nya panjang dan kecil seperti paku.
Contoh gambar Needle valve:

3. Rotation valve
Dikatakan rotation valve karena valve membuka dan menutup dengan cara rotasi pada disc. Valve - valve dibawah ini berbeda dengan gate valve dan globe valve dalam hal cara membuka dan menutup valve. Pada gate valve dan globe valve, kita diharuskan memutar handwell, namun untuk rotation valve, kita bisa membuka dan munutup valve hanya dengan memutar handle valve sebesar 90 derajat. Oleh karena itu valve jenis ini bisa membuka dan menutup lebih cepat dari gate valve ataupun globe valve.
Handle pada valve tipe ini adalah pengganti handwell pada gate valve dan globe valve. Hal penting yang harus diperhatikan adalah, pada posisi valve fully open maka handle akan searah dengan aliran atau pipa, namun jika posisi valve fully close maka posisi handle tidak searah dengan aliran atau pipa, melainkan akan membentuk sudut 90 derajat dengan aliran atau pipa.
Yang termasuk jenis ini adalah: Plug valve, Ball valve dan Butterfly valve.
i. Plug Valve
Secara umum, kegunaan dari plug valve adalah untuk fully open dan fully close (isolation atau on/off control).
Bagian - bagian utama plug valve sama saja dengan gate valve ataupun globe valve. Yaitu body, stem, packing bolt, seal, plug. Seal sama fungsinya dengan packing, packing bolt sama fungsinya dengan gland nut atau gland, sedangkan plug sama fungsinya dengan disc tapi bentuknya berbeda.
Plug ini digunakan untuk mengontrol (membuka dan menutup) aliran pada plug valve, plug mempunyai celah atau lubang tempat aliran lewat. Saat handle diputar menuju open position maka plug akan berputar secara rotasi terhadap seat dan bagian yang bercelah akan melewatkan aliran. Namun pada saat handle diputar pada close position maka plug akan berputar secara rotasi terhadap seat dan bagian yang tak bercelah akan menahan aliran, sehingga aliran pun akan berhenti.

Plug harus rapat dengan body, agar tidak terjadi kebocoran ( leaking ) atau passing. Antara plug dan body akan terjadi gesekan (friction), maka untuk menimalkan efek gesekan tersebut, pada daerah sentuhan plug dan body diberikan pelumas.
Karena itu ada type plug valve yang mempunyai tempat pengisian pelumas diatas stem, ada juga yang sudah diberikan pelumas dari pabrik pembuatnya, ada juga yang yang tidak membutuhkan pelumas namun pada daerah sentuhan sudah dilapisi material teflon, jenis ini dinamakan self lubricating.
Jenis - jenis valve yang lain yang masih termasuk plug valve adalah:
a. Three way plug valve
Yaitu jenis plug valve yang mempunyai 3 port (sambungan), 1 untuk inlet dan 2 untuk outlet. Dengan menggunakan valve ini maka dengan mudah kita dapat mengarahkan outlet kearah aliran/pipa yang dikehendaki.
b. Four way plug valve
Biasa digunakan pada fluida cooling water yang melewati heat exchanger, dimana aliran cooling water bisa dengan mudah dibalikkan arahnya dengan tujuan untuk membersihkan heat exchanger tersebut dari kotoran-kotoran (fouling, sediment, solids).
ii. Ball valve
Secara sederhana, Ball valve sama saja dengan plug valve, tetapi bentuk disc nya berbeda. Dinamakan Ball valve karena bentuk disc nya ini bulat seperti bola, dan bentuk body nya silinder.

Ball valve digunakan juga sebagai on/off valve, fully opened atau fully closed valve, dan handal untuk aliran fluida yang mengandung partikel-partkel solid (slurry).
Sama seperti plug valve, ball valve juga membuka dan menutup dengan cara rotasi pada disc sehingga dapat membuka dan menutup lebih cepat. Ball valve juga mempunyai handle yang sama dengan plug valve, dimana pada posisi valve fully open maka handle akan searah dengan aliran atau pipa, namun jika posisi valve fully close maka posisi handle tidak searah dengan aliran atau pipa, melainkan akan membentuk sudut 90 derajat dengan aliran atau pipa.
iii. Butterfly valve
Butterfly valve digunakan untuk mengontrol (trhottling/regulate valve) aliran fluida yang bertekanan rendah.
Bagian-bagian utama pada valve ini sama saja dengan valve-valve yang diatas, yaitu body, disc, seat, dan handle. Disc nya berbentuk piringan yang tipis. Seat nya, melingkar mengikuti bentuk disc. Handle nya berbeda dengan type plug valve dan ball valve, karena mempunyai lever yang harus kita tekan apabila ingin membuka dan menutup valve dan kita lepaskan apabila telah sampai ke posisi yang kita inginkan. Lever inilah yang akan membantu disc untuk mengunci rapat.
ibagian bawah handle dan lever terdapat skala (scale) yang digunakan untuk pembacaan posisi valve opening atau valve closing.
Butterfly valve juga membuka dan menutup dengan cara rotasi pada disc sehingga dapat membuka dan menutup lebih cepat. Dan mempunyai handle yang sama dengan plug valve, dimana pada posisi valve fully open maka handle akan searah dengan aliran atau pipa, namun jika posisi valve fully close maka posisi handle tidak searah dengan aliran atau pipa, melainkan akan membentuk sudut 90 derajat dengan aliran atau pipa.
4. Diaphgram valve
Diaphgram valve bisa digunakan untuk mengatur aliran (trhottling) dan bisa juga digunakan sebagai on/off valve. Diaphgram valve handal dalam penanganan material kasar seperti fluida yang mengandung pasir, semen, atau lumpur, serta fluida yang mempunyai sifat korosif.

Diaphgram valve mudah dikenali karena bentuk bonnet nya yang menggembung seperti lonceng. Diaphgram valve mempunyai stem, handwell, plunger dan diaphgram stud yang menjadi satu, diaphgram, seat dan body. Diaphgram valve tidak mempunyai disc, tetapi sebagai pengganti disc adalah diaphgram itu sendiri. Dimana valve ini akan menutup jika plunger menekan diaphgram, dan akan terbuka jika plunger naik keatas. Saat menutup valve ini, juga tidak boleh terlalu kencang, karena bisa merusak diaphgram.
5. Pinch valve
Pinch valve digunakan untuk menangani fluida yang berlumpur, endapan, dan yang mempunyai partikel-partikel solid yang banyak serta fluida-fluida yang mempunyai kecenderungan untuk terjadi kebocoran (leak).

6. Check valve
Check valve digunakan untuk membuat aliran fluida hanya mengalir kesatu arah saja atau agar tidak terjadi reversed flow/back flow.
Bentuk check valve sama saja dengan gate valve tapi valve ini tidak mempunyai handwell/handle maupun stem. Secara umum ada 3 macam check valve yang cara kerjanya sama saja namun aplikasi nya terhadap material fluida yang berbeda. yaitu: Swing check valve, Lift check valve, dan Ball check valve.
Swing check valve, penggunaan untuk fluida gas ataupun liquid yang tidak mengandung partikel padat (solid)

Lift check valve, penggunaan untuk fluida steam, gas, maupun liquid yang mempunyai flow yang tinggi

Ball check valve, penggunaan untuk fluida liquid yang mengandung partikel padatan.

7. Relieve valve dan Safety valve
Kedua valve ini digunakan untuk melepaskan (release) tekanan (pressure) pada suatu sistem agar tidak membahayakan alat (equipment), personnel yang sedang bekerja, dan untuk kepentingan proses itu sendiri.
Antara kedua valve ini terdapat penggunaan istilah yang seringkali tertukar satu sama lain. Kadang Relieve valve dianggap Safety valve dan kadang juga Safety valve dianggap Relieve valve. Namun, sebenarnya perbedaan mendasarnya adalah cara kerjanya itu sendiri, Relieve valve akan membuka perlahan-lahan apabila terjadi kelebihan (excess) pressure dan akan menutup kembali apabila pressure telah kembali normal. Relieve valve lebih cocok diaplikasikan ke fluida liquid. Sedang Safety valve, akan membuka secara sangat cepat langsung 60% opening apabila terjadi excess pressure. Dan akan menutup kembali hanya apabila pressure telah berada dibawah pressure normal (set point). Safety valve sangat cocok diaplikasikan ke fluida gas.

IV. Troubleshooting
1. Valve leak
Jika valve tidak bekerja dengan baik maka kemungkinan besar terjadi leak. Bagian yang paling sering terjadi leak adalah pada packing gland. Hal ini bisa diatasi dengan mengencangkan Gland nut. Setelah itu maka periksa kembali putaran handwell, karena setelah mengencangkan gland nut maka akan terjadi gesekan antara packing dengan stem yang menyebabkan handwell susah di gerakkan.
Kebocoran juga biasa terjadi didaerah sambungan body dan bonnet, daerah body, dan disekitar flange.
2. Kerusakan Fisik
Valve yang tidak bekerja dengan baik kemungkinan juga disebabkan karena adanya kerusakan fisik pada valve itu sendiri, oleh karena itu pemeriksaan fisik sangat penting untuk dilakukan lebih dahulu sebelum adanya perlakuan yang lebih jauh./p>
3. Pemberian Pelumas
Pemberian pelumas pada valve terutama pada stem, sangat penting untuk menjaga ketahanan valve.
Sampai disini mengenai valve, jika ada masukan, saran, kritik dan pertanyaan, silahkan tuangkan ke Comment. Atau kirim e-mail ke achmad_berlian@yahoo.com. Posting berikutnya Insya Allah akan dibahas masalah Actuator
Saat bumi berputar, dan awan2 yang berserak berjalan beriringan. “Mega yang merah jingga”, apresiasi kekhawatiran akan datangnya gelap,saat semilir angin berbisik, bercerita tentang nyanyian seruling padang pasir, yang membuat ombak pun dapat mengalun dengan tenang
Aku pun sering menghaluskan jiwa ku dengan berpuisi. Saat Jiwa ini halus maka akan ringan lah dia melangkah, semakin cepat ia bisa terbang maupun menukik. Berpuisi yang sebenarnya proses penghalusan jiwa adalah juga proses pendekatan diri kepada Sang Pencipta Alam.
I. Pengenalan Umum
Valve atau biasa juga disebut dengan kerangan, sangat berperan penting dalam suatu pabrik guna menjaga kestabilan proses. Valve bertugas mengatur aliran (fluida) dalam suatu proses. Secara tidak langsung, maka valve dapat diandalkan untuk mengatur besar kecil nya flow, rendah tingginya level, rendah tingginya temperatur ataupun tekanan
Ketika valve telah dipasang dalam suatu rangkaian pipa. Pada saat valve di buka, fluida mulai mengalir, dan ketika valve ditutup maka fluida pun berhenti mengalir. Valve seperti ini bertugas untuk menutup penuh (fully closed) ataupun membuka penuh (fully opened) suatu aliran. Karena tugasnya hanya untuk membuka atau menutup maka valve sejenis ini dinamakan dengan ON/OFF valves atau Isolation valve. /p>
Selain untuk membuka dan menutup atau fully opened dan fully closed, ada juga valve yang berfungsi untuk mengatur (regulate) aliran (fluida). Valve sejenis ini sering disebut sebagai Throttling valve.
Ada juga valve yang tugas nya mengatur agar aliran berjalan ke satu arah saja ataupun agar tidak terjadi reversed flow atau backflow. valve seperti ini disebut check valve atau one way valve.
Beberapa valve ada juga yang dirancang untuk melepaskan (release) kelebihan pressure untuk menjaga keamanan alat ataupun operator. Valve yang berfungsi untuk melepaskan kelebihan pressure ini sering disebut sebagai pressure relieve valve ataupun pressure safety valve (kedua jenis valve ini mempunyai fungsi yang sama tetapi prinsip kerjanya berbeda).
Maka, berdasarkan keterangan diatas, valve secara umum dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
1. Opened/Closed valve
2. Throttling valve
3. Check valve
4. Pressure Relieve valve/Pressure safety valve
II. Bagian - Bagian Utama Valve
Sekarang ini telah bermacam-macam valve yang telah diproduksi oleh vendor. Namun pada dasarnya, valve-valve tersebut mempunyai bagian-bagian dasar yang sama. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Bagian-bagian utama valve adalah; body, seat, disc, bonnet, gland, packing, stem dan handwell.
Seat dan Disc
Seat adalah bagian pada valve yang mantap/diam. Disc adalah bagian yang bergerak, bertugas sebagai pengontrol aliran. Disc akan bergerak keatas sehingga memberikan ruang lebih banyak agar fluida dapat mengalir, bergerak kebawah jika akan menutup dan menekan seat dengan rapat. Banyak valve yang berbeda namanya karena perbedaan disc dan seat ini. Seperti Ball Valve, Plug Valve, Needle Valve. (Akan dibahas kemudian).
Stem dan Handwell
Jika kita telusuri bagian valve dari bawah keatas setelah seat, disc lalu stem dan handwell yang semuanya tergabung jadi satu. Stem berbentuk batang yang sebagian berulir sebagian tidak. Handwell digunakan oleh operator untuk memutar stem, sehingga dapat menggerakkan disc keatas dan kebawah. Khusus saat pengoperasian Handwell, jika diputar searah jarum jam maka valve akan menutup, sebaliknya jika diputar berlawanan jarum jam maka valve akan membuka. Namun, ketika hendak menutup valve, hendaknya jangan memaksa putaran handwell terlalu keras dan kencang, karena akan menyebabkan kerusakan pada disc dan seat hingga masa pakai valve menjadi lebih cepat.
Bonnet dan Packing
Bonnet memberikan ruangan bagi disc untuk bergerak keatas saat valve dalam posisi membuka. Sedangkan packing, berfungsi sebagai material isolasi agar tak ada kebocoran fluida melalui stem.
Gland dan Gland Nut
Berfungsi untuk mengencangkan posisi packing terhadap stem. Jika ada kebocoran fluida melalui bagian ini maka dapat diantisipasi dengan mengencangkan Gland Nut. Jika tidak bisa juga, maka valve kemungkinan besar harus diganti.
bersambung ke Valve #2 (Macam-macam valve, fungsi dan kegunaan serta troubleshooting)
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
Copy Paste Dari Situs:
http://www.jilbab.or.id
Banyak diantara kita yang mengeluhkan betapa banyaknya kita berdo’a memohon sesuatu kepada Allah tapi belum juga terjawab dan belum nampak pula tanda-tanda akan terkabulnya do’a kita. Sehingga terkadang banyak diantara kaum muslimin yang berputus asa alias tidak mau lagi berdo’a. Dan, tidak jarang pula ada yang berkomentar,…ah..aku sudah capek berdo’a tapi nggak dikabulkan juga..jadi males deh..! mm…apa jangan-jangan Allah enggak sayang lagi kepadaku?? dan masih banyak praduga dan prasangka lainnya yang kalau ditulis bisa memenuhi isi halaman ini. Tapi apa memang bener begitu??
Ukhti semua….ternyata banyak hal yang perlu untuk direnungi mengapa do’a yang kita panjatkan ini belum juga dikabulkan-Nya.Banyak sebabnya lho?! karena itu kita harus tahu dan waspada diantaranya dengan memakan makanan yang harampun juga menjadi sebab tidak dikabulkannya do’a kita. Dan, satu nasehat yang sangat perlu untuk kita simak dibawah ini, dari Ibrahim Bin Adham rahimahullah, guru sekaligus teman dari Sufyan Ath-Thawri, ditanya tentang firman Allah Ta’ala ‘Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu’ (Q.S Al-Mukmin (40) : 60) ‘Kami telah berdo’a tapi tidak dikabulkan?’ maka Beliau (Ibrahim Bin Adham rahimahullah) menjawab kepada mereka: Kamu mengetahui Allah (Tuhanmu), tetapi kamu tidak menta’ati-Nya; kamu membaca Al-Qur’an, tetapi kamu tidak mengamalkannya; kamu mengetahui syaithan adalah musuh yang nyata bagimu, tetapi kamu mengikuti jalannya; kamu mengetahui pada diri Rasullulah Shalallahu alaihi wassalam terdapat teladan yang baik, tetapi kamu tinggalkan sunnahnya; kamu menginginkan surga, tapi kamu tidak beramal untuk mendapatkannya; kamu takut pada api neraka, tapi kamu tidak menghalangi dirimu dalam menumpuk dosa; kamu meyakini bahwa kematian pasti datang, tapi kamu tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya; kamu menyibukan diri untuk mencari kesalahan orang lain, tapi tidak pernah melihat kesalahanmu sendiri; kamu makan dari apa yang telah Allah karuniakan padamu, tapi kamu tidak pernah bersyukur pada-Nya; kamu melihat pemakaman, tetapi kamu tidak mengambil pelajaran darinya.’
Nah sudah tahukan beberapa penyebabnya?? jadi marilah kita koreksi dan intropeksi diri selain itu kita jangan lupa berlindung kepadanya akan empat hal yang sangat penting yaitu kita berlindung kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’. dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah puas (kenyang), dan tentu saja dari do’a yang tidak terjawab(terkabul).
Diambil dari Khusyu Fis Shalat (Hal.62) English edition Karya Ibn Rajab al-Hambali rahimahullah Translated by Tiara Umm Hamzah As Salafi untuk Jibab Online Ahad, 15 February 2004

Warna Urine Anda
Tangan aku gatel banget ingin segera ngeposting topik ini. Soalnya, setiap make Toilet, pasti keinget terus. Yah, maklum, tinggal di daerah padang pasir, jadi harus banyak minum. Lalu apa sich hubungannya ke toilet ama dengan banyak minum??. Ternyata dengan ke toilet, kita bisa tahu dengan mudah apakah kita ini kekurangan AIR nggak. Caranya dengan melihat warna air seni kita (urine color).
Nah, cara bacanya gini, kalo warnanya adalah seperti nomor 8 s.d 6, berarti anda harus banyak minum air tuch. You are highly dehydrated man!!!!, go drink much water!!!. Kalo gak, weleh2 tau sendirikan badan kita 80% air (so, kalo kurang dikit aza, misal di otak, wah bisa jadi bego.. hiks.. hiks.. hiks..). Kalo warnanya seperti pada nomor 5 s.d 3, berarti loh pade harus minum air, You are actually mildly dehydrated. Drink some water is better, ok, don’t it?. Nah kalo warnanya nomor 2 s.d 1, aman aja deh. hehehehehehe. Ma Salama.
Aku udah lama gak Ngeblog lagi, pasti banyak nich yang nunggu artikel2 terbaru aku. Hehehehe.. Aku lagi super sibuk, jadi lum bisa ngblog nich. Tapi aku lagi iseng coba-coba program gratisan. Wah Hasilnya lumayan. Liat aza dibawah ini. Hehehehe. Kalo tertarik pengen buat juga. Download aja program nya di:
http://www.snapfiles.com/get/stickfigure.html
Met Mencoba yah.
Almost one half months here. So far away from my mother country, my family, my wife. it’s so lonely without them. i can’t imagine something like thiz before, I thought that everything would be allright. But, i’m wrong. it’s emptines here.. it’s sadness here.. But i’ve already chosen. this must be my way. I must be strong here.. I must survive.. I know that everything will be ok soon. I’ll be comfortable here.. such as this is a battle field.. I wanna be the winner..
I just got back from friday salaat, then I remembered that I had less drinking water stock. I didn’t go directly to my apartement, otherwise I went to a nearby shop to buy some drinking water. I remembered that I only had ten riyals in my wallet, so I have to be wise to spend it. I reached the shop, then I went around throught the shop. Wandering all the goods. I spent 5 minutes, and I really wanted to purchase a can tuna meat. I observed the can, noticed,"where is the rice?". I held that can while thinking, "Oh, yes I have to be wise". I dropped back the can. put it to it’s place.while saying "I don’t need this, I still have so many goods and food in my refrigerator". forget it, then I took six binded bootle of 1.5 litres drinking water. I asked,"how much this Sir?", "six fifty", he replied. quot;oh my God, it’s almost the same price in Indonesia".I gave him seven riyals, and he gave back 50 dirhams. "Thank you Sir".
I walked out from the store, and suddenly I felt a very strong hot sunlight was coming, it’s 45 C here in the afternoon. I kept on walking ‘cause I didn’t have any choices. My God, those bottles becoming heavier, I forgot asking the shopkeeper a plastic bag. I just walked down the street, 5 minutes long I had walked. Finally, I reached my apartement, "Thanks God". I Went toward a lift,entered the lift, dropped those bootles and I pushed 2nd floor.
LNG: Jelas LNG adalah gas alam yang dicairkan, yang komposisi kimia terbanyaknya adalah Methana, lalu sedikit Ethana, Propana, Butana dan sedikit sekali pentana dan nitrogen. LNG biasanya di pakai di Industri sebagai bahan bakar.

LPG: LPG adalah Liquefied Petroleum Gas, LPG juga berasal dari gas alam, ada juga dari hasil penyulingan minyak bumi, bentuk nya juga cair, namun perbedaan terbesar nya dari LNG adalah, heating valuenya yang lebih besar, dan komposisi kimia terbanyaknya adalah propana dan butana, lalu sedikit sekali ethana dan pentana. dalam LPG tidak ada methana.
LPG banyak dipakai sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah di rumah tangga, namun di luar negeri LPG sudah banyak kegunaannya, salah satunya sebagai bahan bakar mobil.

Gas alam dicairkan dengan sistem refrigerasi (pendinginan) yang bertingkat. Sistem ini dinamakan Gas Chilling and Liquefaction Unit, dimana gas alam didinginkan oleh zat pendingin (refrigerant) yang disebut Mix Refrigerant (MR). Zat ini merupakan campuran dari methana,ethana,propana, dan nitrogen. Pertama-tama MR akan mengalami pendinginan dulu yang dibantu oleh propane (refrigerant juga), setelah itu untuk mencapai suhu -150 C, MR melakukan ekspansi di JT (Joule-Thompson) Valve. Yaitu sebuah valve yang bertugas menurunkan tekanan aliran MR. Turunnya tekanan akan diikuti oleh penurunan suhu. Proses pendinginan gas alam terjadi di suatu alat pertukaran panas (Heat Exchanger) yang sangat besar yang disebut Main Cryogenic Heat Echanger.
Merubah Gas Alam menjadi LNG berarti dapat menurunkan volume nya sampai 600 kali. Yang berarti, 1 (Kapal) Tanker LNG sama saja dengan 600 (Kapal) Tanker yang membawa Gas Alam. (Kebayang Kan…) Dengan mencairkan Gas Alam berarti dengan mudah dapat men transportasikan Gas Alam dengan (kapal) tanker dan memudahkan dalam penyimpanannya.
LNG adalah kepanjangan dari Liquefied Natural Gas (Gas Alam Cair). LNG adalah Gas Alam yang didinginkan lalu di kondensasikan menjadi liquid (cair). Kandungan utama dari LNG adalah methane dengan sedikit ethana, propane, Iso-butana, normal-butana, iso pentana +, serta kandungan – kandungan H2S yang beragam. Pada umumnya LNG disimpan dengan temperatur yang sangat rendah yaitu –150oC dengan tekanan 17 bar.g.
Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King