Let’s build a better Indonesia

January 8, 2007

Aku Pintar tapi Aku Bodoh

Filed under: Curhat Gwe - ahmadberlian @ 6:14 am

Untuk apa aku hidup di dunia ini..
Aku bekerja untuk tetap hidup..
Agar bisa sekedar menutupi lapar dengan makan..
menghilangkan dahaga dengan minuman..
Sekira ada lebih..
Akan kutabung untuk keperluan lain..

Kadang aku bekerja terlalu optimis..
Namun bisakah aku menumpuk segunung emas..
sekira bisa..
untuk apa..?
Aku juga hidup untuk mati..

Tuhanku berkata,.. tidaklah aku diciptakan untuk menyembah - Nya..
Namun kadang aku lupa..
Aku lebih senang mencari segunung emas..

Sekali lagi aku hidup untuk mati..
Aku bekerja untuk mati-ku..
Namun kadang aku buta..
Aku pintar tapi aku bodoh..
Mana yang abadi, mana yang semu..

Aku selalu berdo’a agar diberi petunjuk..
Petunjuk telah datang namun aku tetap tak tahu..
Sebenarnya aku pintar.. tapi aku bodoh..

Tuhanku..
Hidupku akan indah dengan berbagi..
Benar kata-Mu ya Tuhan,..
Engkau tidak meninggalkanku dan tidak pula membenciku..
Engkau mendapatkanku dalam keadaan bingung.. lalu menunjukkanku..
Aku dalam keadaan miskin dan Engkau menjadikanku kaya..
Ya Tuhan.. aku tidak akan menghardik anak yatim.. apalagi menindas..
begitu pula dengan peminta-minta..
dan semua nikmat-Mu,.. maka akan ku beritakan..

Ya Tuhan, semoga aku tidak termasuk hamba-Mu yang lebih mencintai harta daripada-Mu..
Maafkanlah aku yang sering menunda sholatku.. padahal aku tahu aku hidup untuk matiku..
matiku adalah bertemu dengan-Mu.. matiku dan nantinya adalah kehidupanku yang abadi..
Sekiranya aku pintar tapi aku bodoh..

“Untuk aku,.. Untuk teman-temanku,.. Untuk saudara dan saudariku,.. Kehidupan di akhirat adalah yang abadi,..
Janganlah tinggalkan sholat atau menundanya,.. apalagi jikalau engkau gadaikan hanya karena engkau takut tidak kebagian segunung emas,.. padahal engkau tahu siapa sebaik-baiknya pemberi rejeki,.. janganlah bersikap pintar tetapi sebenarnya bodoh,.. janganlah sering menipu diri sendiri,.. siapa tau besok adalah giliran kita yang dipanggil oleh-Nya.., Ya Tuhan ampuni kami,..”

6 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://ahmadberlian.blogsome.com/2007/01/08/aku-pintar-tapi-aku-bodoh/trackback/

  1. Ass.. Belly,

    Aku cuma nambahin dikit aja mohon koreksi kalo salah, mudah2an kita semua termasuk orang yang beruntung karena selalu mengingat akan hari akhir dan hisab, Pendapat orang alim ulama & sufi pun jika kita mengejar kebahagian akhirat, maka kebahagian dunia akan ikut dengan sendirinya tanpa kita pinta sekalipun,

    Belly wrote: yuppie… ada cerita menarik, pernah ada seorang pegawai di bontang., ia menabungkan uangnya di bank convensional. tapi ia tidak mengamil bunganya sedikitpun. diakhir ia pensiun,.. ia ingin menarik semua uang nya., sebelum itu terjadi,. ia mendapatkan sebuah mobil hasil undian dari bank itu.. ini lebih dari bunga.. terjadi karena Allah..

    Comment by wawan albantani — January 8, 2007 @ 1:47 pm

  2. keren…keren

    semoga saya bisa meresapi makna dan mampu menjalankannya

    “Ya Tuhan, semoga aku tidak termasuk hamba-Mu yang lebih mencintai harta daripada-Mu..
    Maafkanlah aku yang sering menunda sholatku.. padahal aku tahu aku hidup untuk matiku..
    matiku adalah bertemu dengan-Mu.. matiku dan nantinya adalah kehidupanku yang abadi..
    Sekiranya aku pintar tapi aku bodoh..”

    amiiiiiiiiiiiiin

    Comment by alamster — January 11, 2007 @ 2:11 am

  3. aku pintar tapi bodoh … menarik !

    yg sesungguhnya … anda memang bodoh … (mmhhhhh …)
    kalaupun ada kepintaran, bukan karena anda sering baca buku, bukan karena anda sarjana, bukan karena S2 … S3 … S(akit) … S(inting) …
    semua kepintaran itu datangnya kerena adanya kemurahan dari yg maha pintar … syukuri donk !

    wakkkakakkaaaa …

    Belly wrote: Raja iblis, thanks atas Comment nya. It’s highly appreciated.

    Comment by raja iblis — January 11, 2007 @ 9:08 am

  4. deep contemplation…semoga aku tidak termasuk hamba-Mu yang lebih mencintai harta daripada-Mu..Amien

    Comment by unai — January 16, 2007 @ 1:25 pm

  5. dari al-mustaurid syaddad radiyallahuanhu:
    Rasuluullah shallallahu’alayhi wasallam bersabda:
    “Perbandingan antara dunia dengan akhirat, seperti seseorang diantara kalian yang memasukkan jari-jarinya ke dalam lautan, maka perhatikanlah apa yang dapat ia peroleh?”

    hadist yang diriwayatkan Imam Muslim, dinukil oleh Imam an-Nawawi dalam kitabnya Riyadhusshalihin

    Comment by syamiim — March 14, 2007 @ 7:25 am

  6. Kamu tdk lupa pada Tuhan
    Aku yakin itu
    saat kamu buat tulisan itu
    Entah itu namanya puisi
    Entah itu namanya sajak
    Atau apa saja
    Tapi Kamu masih ingat Tuhan
    Dan aku juga yakin
    Saat kamu menambang emas itu
    Kamu tidak akan lupa memberi sekeping pada yang miskin
    Karena kamu masih ingat Tuhan juga
    Dan aku tidak tahu lagi komentar untuk selanjutnya
    Karena aku baca cuman separoh
    Cuman kebetulan aja tulisan Kamu muncul saat aku cari gambar di Geoogle

    Comment by lily — August 5, 2007 @ 2:17 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King